Lompat ke konten
Beranda » News & Blog » SANTUN BERTUTUR, MULIA BERAKHLAK

SANTUN BERTUTUR, MULIA BERAKHLAK

Buletin Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah – Edisi Ramadhan

Ayat Hari Ini

Allah ﷻ berfirman dalam Al-Qur’an Surah Qaf ayat 18:

مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ
mâ yalfidhu ming qaulin illâ ladaihi raqîbun ‘atîd

“Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat).”
(QS. Qaf: 18)

Hadits Hari Ini

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ramadhan: Waktu Terbaik Melatih Adab Lisan

Di Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah, pendidikan bukan hanya tentang menambah ilmu, tetapi juga membentuk akhlakul karimah. Salah satu tanda kemuliaan akhlak adalah santun dalam bertutur.

Ramadhan adalah madrasah pembinaan jiwa. Kita belajar menahan lapar dan haus, sekaligus menahan emosi, amarah, dan kata-kata yang tidak bermanfaat.

Santri yang santun bukan hanya dikenal karena hafalannya, tetapi juga karena lisannya yang lembut.

Ciri Santri yang Santun Bertutur

Santri PPAI Annahdliyah membiasakan:

✔ Berkata jujur dan apa adanya
✔ Menghindari kata kasar dan ejekan
✔ Tidak memotong pembicaraan
✔ Menyampaikan nasihat dengan lembut
✔ Memperbanyak dzikir dan tilawah

Karena lisan yang terjaga adalah cermin hati yang bersih.

Dampak Lisan: Bisa Mengangkat, Bisa Menjatuhkan

Satu kalimat baik bisa menenangkan sahabat.
Satu kalimat kasar bisa melukai hati bertahun-tahun.

Di lingkungan pesantren, ukhuwah (persaudaraan) harus dijaga. Jangan sampai perkataan kita merusak kebersamaan yang telah dibangun.

Ingatlah, setiap kata yang keluar akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah ﷻ.

Pembiasaan Adab Lisan di PPAI Annahdliyah

Dalam kehidupan sehari-hari, santri dibiasakan untuk:

🤍 Mengucapkan salam ketika bertemu
🤍 Menghormati ustadz dan pengasuh dengan tutur kata sopan
🤍 Menggunakan kata “tolong”, “maaf”, dan “terima kasih”
🤍 Tidak menyebarkan kabar yang belum jelas
🤍 Menghindari ghibah dan perdebatan yang tidak perlu

Para asatidz memberikan teladan dengan bahasa yang lembut, penuh hikmah, dan menenangkan.

Aksi Ramadhan Hari Ini

Mari praktikkan:

  1. Ucapkan kalimat baik kepada minimal 3 orang hari ini.

  2. Tahan diri saat emosi datang.

  3. Segera meminta maaf jika salah berbicara.

  4. Evaluasi kembali kata-kata yang telah diucapkan sebelum tidur.

Refleksi Santri

Tuliskan di Jurnal Ramadhan:

  • Sudahkah lisanku membawa kebaikan hari ini?

  • Apakah ada ucapanku yang menyakiti orang lain?

  • Bagaimana aku memperbaikinya esok hari?

Penutup

Santun bertutur adalah tanda kemuliaan akhlak.
Mulia berakhlak adalah identitas sejati seorang santri.

Semoga Ramadhan ini menjadikan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah pribadi yang lembut lisannya, bersih hatinya, dan mulia akhlaknya.

Karena santri sejati bukan hanya kuat ilmunya, tetapi juga indah tutur katanya. 🤲

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *