Lompat ke konten
Beranda » News & Blog » Pelantikan PAC Fatayat NU Karangploso Teguhkan Penguatan Peran Perempuan dalam Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pelantikan PAC Fatayat NU Karangploso Teguhkan Penguatan Peran Perempuan dalam Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Pelantikan PAC Fatayat NU Karangploso Teguhkan Penguatan Peran Perempuan dalam Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Malang – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Karangploso resmi dilantik pada Ahad, 25 Januari 2026, bertempat di Aula KH. Moh Said Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah, Kabupaten Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad Nahdlatul Ulama sekaligus peneguhan komitmen organisasi dalam penguatan peran perempuan di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Ketua PAC Fatayat NU Karangploso, Neng Ika Muthoharoh, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan semata agenda seremonial, melainkan momentum konsolidasi niat dan orientasi perjuangan kader Fatayat NU dalam melanjutkan estafet khidmat organisasi.

Ia menekankan pentingnya membangun keikhlasan dan ketulusan dalam berorganisasi sebagai landasan utama perjuangan Fatayat NU, sekaligus melanjutkan nilai-nilai dan cita-cita para pendiri serta pengurus sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, PAC Fatayat NU Karangploso juga meresmikan kerja sama strategis dengan Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang dan PKBM Nurul Ilmi. Kerja sama ini diarahkan untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi kader Fatayat, baik dalam peningkatan kompetensi maupun kelanjutan pendidikan formal.

Melalui kerja sama tersebut, Fatayat NU Karangploso berupaya memfasilitasi kader yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana, serta memberikan alternatif pendidikan kesetaraan bagi anggota yang belum menyelesaikan pendidikan menengah.

Ketua MWC NU Karangploso sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren PPAI Annahdliyah, Gus Nahdzil Khoir, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fatayat NU memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan dan penguatan kapasitas perempuan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ia menekankan tiga nilai utama yang harus menjadi orientasi gerak Fatayat NU, yaitu ketangguhan, keberdayaan, dan akhlak mulia. Menurutnya, Fatayat NU harus menjadi ruang aman dan inklusif bagi kader untuk bertumbuh, saling menguatkan, serta mengembangkan potensi diri secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa orientasi perjuangan Fatayat NU tidak hanya ditujukan pada pencapaian personal, tetapi juga pada kemanfaatan sosial yang luas bagi umat dan masyarakat.

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan oleh Muslimin, S.Pd, Anggota DPRD Kabupaten Malang. Ia mengapresiasi kinerja pengurus sebelumnya serta berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dalam sambutannya, ia mendorong Fatayat NU Karangploso untuk mengambil peran aktif dalam menjawab persoalan pendidikan, khususnya tingginya angka anak tidak sekolah (ATS) di wilayah Karangploso. Salah satu langkah strategis yang diusulkan adalah penguatan pendidikan nonformal melalui PKBM dengan melibatkan unsur Pergunu.

Selain sektor pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan keterampilan produktif, seperti pengolahan makanan dan keterampilan menjahit, serta pengembangan sektor ketahanan pangan melalui budidaya ikan sistem bioflok.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program tersebut memerlukan sinergi lintas badan otonom NU, termasuk dengan GP Ansor dan unsur NU lainnya, guna menciptakan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pelantikan PAC Fatayat NU Karangploso ini diharapkan menjadi tonggak penguatan peran strategis perempuan NU dalam pembangunan sumber daya manusia, sejalan dengan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan komitmen sosial yang menjadi khittah Nahdlatul Ulama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *